IPAL Komunal: Cara Efisien untuk Pengelolaan Air Limbah

Secara umum, IPAL (Instalasi Pengelolaan Air Limbah) merupakan sebuah sarana untuk mengelola air limbah sehingga tidak mencemari lingkungan. Biasanya masyarakat menyebutnya dengan sebutan septic tank. Air limbah yang dihasilkan oleh rumah tangga maupun tempat-tempat umum lainnya, pada hakikatnya mengandung zat-zat berbahaya yang dapat membahayakan kesehatan manusia dan makhluk hidup lainnya. Tidak hanya itu, lingkungan hidup pun akan ikut tercemar dengan zat-zat yang terkandung dalam air limbah. Pada dasarnya, air limbah memang air buangan yang merupakan campuran dari sampah atau kotoran yang berasal dari rumah, tempat makan, dan tempat lainnya.

Setiap air limbah yang dihasilkan harus dikelola dengan baik supaya tidak mencemari lingkungan dan mengurangi kandungan zat-zat sebelum dialirkan ke badan sungai. Cara efisien yang dilakukan pemerintah untuk mengurangi pencemaran lingkungan, salah satunya adalah membuat IPAL Komunal yang merupakan sarana pengelolaan air limbah yang digunakan untuk menampung limbah secara terpusat dan sebagian besar digunakan secara bersama untuk sekelompok rumah tangga.

Pembangunan sarana tersebut pastinya membuat lingkungan menjadi lebih sehat dan limbah-limbah yang dihasilkan dikelola dengan baik sehingga tidak menurunkan kualitas air tanah yang bersih maupun efisien.

Sumber: https://eticon.co.id/ipal-komunal/

Apa Saja Bangunan-Bangunan yang Diharuskan Menggunakan IPAL Komunal?

Selain untuk pemukiman, sarana pengelolaan limbah juga dapat digunakan oleh bangunan-bangunan berikut:

  1. Bangunan rumah susun (rusun)
  2. Gedung perkantoran
  3. Apartemen
  4. Hotel
  5. Toilet umum
  6. Tempat makan

Bangunan-bangunan yang dihuni oleh banyak orang, tentu harus menggunakan IPAL Komunal supaya lingkungan tersebut tidak tercemar dan tetap bersih dari zat-zat yang dihasilkan oleh air limbah. Namun, masih banyak sekali orang-orang yang tidak memelihara sarana pengelolaan limbah dengan baik. Padahal, pemerintah sudah berupaya untuk mengurangi pencemaran lingkungan yang dihasilkan oleh air limbah. Hal-hal yang dapat dilakukan oleh pemerintah terhadap masyarakat adalah memberikan sosialisasi atau penyuluhan mengenai penggunaan sarana pengelolaan air limbah komunal sehingga

memahami tata cara penggunaannya.

Baca Juga : Jual IPAL di Indonesia untuk Penggunaan Lingkungan Hidup yang Efisien

Pemerintah juga perlu untuk memperhatikan kesesuaian daya tampung limbah dalam penampungan supaya tidak terjadi kelebihan daya tampung dan membuat sarana tersebut tidak bekerja secara maksimal.  Lalu, harus ada pembersihan secara berkala pada penampungan tersebut agar limbah padat yang tersaring dalam penampungan tidak menumpuk dan menyumbat alirannya. Kemudian, pengontrolan terhadap sarana pengelolaan limbah harus tetap berjalan walaupun pembangunan sudah selesai, hal itu dilakukan agar penampungan limbah dapat berfungsi dengan baik sehingga jika mengalami kepenuhan kapasitas limbah, pihak yang bertanggung jawab dapat mencari solusi untuk memperbesar kapasitas penampungan limbah agar tidak mencemari lingkungan.

Selain berguna untuk mengelola limbah, IPAL Komunal mempunyai dampak negatif pada lingkungan sekitarnya. Jika dilihat dari penggunaannya, sebenarnya penampungan tersebut digunakan untuk mengelola limbah yang dihasilkan oleh rumah tangga maupun tempat-tempat lainnya agar tidak mencemari lingkungan. Tetapi, hal itu tidak berlaku secara sepenuhnya karena ada beberapa hal yang berdampak negatif yang dihasilkan oleh sarana pengelolaan limbah tersebut. Hal-hal negatif  tersebut dapat dikarenakan pembangunan tidak berjalan dengan baik maupun pemeliharaannya masih kurang efisien dan kurangnya penyuluhan atau sosialiasi dari pemerintah terhadap masyarakat yang menyebabkan lingkungan pun terkena dampaknya. Dampak negatif tersebut yang terjadi seperti bau yang tidak sedap sehingga mengganggu aktivitas warga sekitar dan aliran air tidak mengalir dengan baik yang menyebabkan sungai ikut tercemar juga.

Itulah penjelasan mengenai cara efisien pemerintah untuk mengurangi pencemaran lingkugan yang dihasilkan oleh limbah rumah tangga maupun tempat-tempat lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

× Halo, ada yang bisa dibantu?